Para karyawan, pada umumnya merasa digaji kurang. Mereka merasa seharusnya dibayar lebih tinggi dari yang saat ini diterimanya.
Masalahnya, perusahaan tidak melihat keharusan yang sama kan? Kenapa? Karena perusahaan membayar berdasarkan kontribusi yang kita berikan.
Kontribusi itu apa sih sebenarnya? Saya jelaskan.
Saat Anda mengambil uang di mesin ATM, berapa sih jumlah maksimal yang boleh Anda ambil? Tentu tidak lebih dari saldo tabungan Anda kan?
Jika saldo kita 2 juta misalnya. Maka kita tidak bisa menarik uang di ATM lebih dari 2 juta kan? Kenapa? Karena kita hanya bisa menarik uang yang kita miliki disaldo tabungan.
Penarikan tunai kita itu seperti bayaran dari kantor. Sedangkan tabungan melambangkan kontribusi. Kita, tidak mungkin mendapatkan bayaran lebih banyak dari yang kita kontribusikan.
Kita suka bilang akan berkontribusi lebih tinggi jika digaji lebih tinggi. "Gaji tinggi dulu dong, baru gue tingkatin kontribusi"
Memangnya bisa menarik dulu uang dari mesin ATM baru kemudian menabung? Ya nggak kan. Aturan mainnya, nabung dulu; baru tarik tunai. Berkontribusi dulu, baru dibayar.
Jadi, jika ingin dibayar lebih tinggi mesti gimana? Sederhana aja sih; tunjukkan terlebih dahulu, bahwa Anda bisa berkontribusi lebih tinggi. Rewardnya, Insya Allah akan menjadi milik Anda.
(Dadang Kadarusman)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Boleh donk kasih komentarnya ...
Terima kasih.