Kamis, Februari 21, 2013

Puisi


CINTA TANPA DEFINISI
H. Anis Matta, Lc

Seperti angin membadai
pasti kau tidak bisa melihatnya
tapi kau merasakannya….

Merasakan kerjanya…
saat ia memindahkan gunung pasir di tegah gurun
atau merangsang amuk gelombang di laut lepas
atau meluluhlantakkan bangunan-bangunan angkuh
di pusat kota metropolitan

Begitulah cinta.
Ia ditakdirkan jadi kata tanpa benda.
Tidak terlihat ..
hanya terasa
tetapi dahsyat.


Seperti banjir yang menderas.
Kau tak akan kuasa mencegahnya.
Kau hanya bisa ternganga ketika ia meluapi sungai-sungai
menjamah seluruh permukaan bumi
menyeret semua benda angkuh yang bertahan di hadapannya.
Dan dalam sekejap ia menguasai bumi
dan merengkuhnya dalam kelembutannya.
Setelah itu, ia kembali tenang
seperti seekor harimau kenyang yang terlelap tenang.

Demikianlah cinta.
Ia ditakdirkan jadi makna paling santun
yang menyimpan kekuatan besar.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Boleh donk kasih komentarnya ...

Terima kasih.